2026-05-01

Heboh May Day di Monas: Momen Prabowo Lempar Baju hingga Kabar Bahagia Potongan Ojol Jadi 8%

Foto: Prabowo Lempar Baju di Monas

JAKARTA
– Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026), berlangsung meriah dan penuh kejutan. Presiden Prabowo Subianto yang hadir langsung menyapa massa buruh menciptakan momen unik yang viral di media sosial, sekaligus membawa "oleh-oleh" kebijakan baru bagi para pengemudi ojek online (ojol).

Momen Spontan: Baju Safari dan Topi untuk Buruh
Suasana di depan Patung Kuda, Monas, mendadak riuh saat Presiden Prabowo selesai memberikan orasi singkat di atas panggung rakyat. Secara spontan, Presiden melepas topi dan baju safari krem yang ikonik, lalu melemparkannya ke arah kerumunan buruh yang memadati area tersebut. Selesai bertegur sama dengan buruh, Presiden Prabowo kemudian menaiki kendaraan Maung dan meninggalkan Monas.
Aksi ini langsung disambut gemuruh sorak-sorai. Salah satu buruh asal Bekasi, Agus Setiawan (34), yang berhasil menangkap topi sang Presiden, mengaku tidak menyangka akan mendapatkan kenang-kenangan langsung.

"Ini spontan sekali. Pak Presiden tadi terlihat sangat bersemangat. Saya tidak akan cuci topi ini, ini sejarah buat saya," ujar Agus saat diwawancarai di lokasi.

Perayaan Hari Buruh Internasional dimeriahkan oleh beberapa penghibur, yakni grup band Tipe-X dan Ndarboy Genk, yang sukses membuat buruh berjoget. 

Diperkirakan total buruh yang mengikuti pelaksanaan Puncak Hari Buruh Internasional di kawasan Monas ini diperkirakan mencapai 200 ribu orang, sekitar 4.000 unit bus dan 20 ribu unit sepeda motor.

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada tahun ini mengusung tema "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja".

Baca Juga: 
Apakah Smartphone Akan Punah? Cek Harga & 5 Kacamata AR Terbaik 2026!

Kado May Day: Potongan Aplikator Ojol Resmi 8%
Tidak hanya sekadar aksi simbolis, Presiden Prabowo juga mengumumkan langkah konkret terkait kesejahteraan pekerja transportasi daring. Pemerintah resmi menandatangani regulasi baru yang membatasi potongan komisi aplikator maksimal sebesar
8%, turun signifikan dari yang sebelumnya mencapai 15-20%.

Kebijakan ini disambut tangis haru oleh ribuan pengemudi ojol yang hadir. Perwakilan aliansi ojol, Bambang "Ompong", menyatakan bahwa aturan ini adalah perjuangan panjang yang akhirnya didengar pemerintah.

"Selama ini kami menjerit karena potongan aplikasi terlalu besar. Dengan potongan cuma 8%, sisa uangnya bisa buat cicilan motor atau tambahan susu anak. Kami berterima kasih aspirasi kami diakomodir dalam Perpres baru ini," tegas Bambang.
Satgas Mitigasi PHK Segera Dibentuk
Selain masalah ojol, Presiden menekankan fokus pemerintah pada stabilitas lapangan kerja. Dalam orasinya, ia menginstruksikan Kementerian Ketenagakerjaan untuk segera membentuk Satgas Mitigasi PHK. Satgas ini bertugas melakukan intervensi dini bagi perusahaan-perusahaan yang sedang goyah agar tidak langsung melakukan pemutusan hubungan kerja.

Red: (A.Ms.H)

SHARE THIS

Author:

MARI MEMBANGUN KEBERSAMAAN, BERSAMA KITA BERJUANG

0 Please Share a Your Opinion.:

Diharap Memberi Komentar Yang Sopan & Santun
Terimakasih Atas Partisipasi Mengunjungi Web Kami

Hukum

Kesehatan

»

Serba Serbi