![]() |
| Bios Acer |
Pernahkah Anda mencoba menginstal ulang sistem operasi di laptop Acer, tetapi terhambat karena menu Secure Boot di BIOS berwarna abu-abu gelap dan tidak bisa diklik? Masalah ini sangat sering dijumpai pada hampir semua lini laptop Acer, mulai dari seri harian seperti Acer Aspire 3, Aspire 5 (termasuk tipe A415), seri tipis Acer Swift, hingga laptop gaming kelas berat seperti Acer Nitro dan Predator.
Sistem keamanan pabrikan Acer sengaja mengunci fitur ini untuk melindungi laptop dari modifikasi sistem operasi yang tidak sah. Namun, bagi Anda yang ingin melakukan instalasi ulang Windows menggunakan flashdisk bootable (seperti Rufus) atau ingin memasang OS Linux, mematikan Secure Boot adalah hal yang wajib dilakukan.
Jangan panik! Artikel ini akan mengupas tuntas cara membuka gembok tersebut dan mengubah pengaturan Secure Boot laptop Acer Anda dengan aman dan cepat.
Mengapa Secure Boot Acer Terkunci (Grayed Out)?
Secara bawaan, firmware BIOS/UEFI milik Acer tidak memberikan hak akses penuh kepada pengguna biasa. Untuk bisa mengubah pengaturan sensitif seperti Secure Boot, sistem keamanan BIOS mewajibkan Anda untuk masuk sebagai Administrator dengan cara membuat password keamanan sementara.
Langkah demi Langkah Mematikan Secure Boot di Laptop Acer
Sebelum memulai, pastikan laptop Anda dalam posisi tercolok ke charger untuk menghindari mati mendadak di tengah proses penyetelan BIOS.
Langkah 1: Masuk ke Menu BIOS Acer
Pertama, matikan laptop Acer Anda secara total (Shut Down).
Kedua, tekan tombol Power, lalu segera tekan tombol F2 secara cepat dan berulang-ulang sebelum logo Acer muncul di layar.
Ketiga, Anda akan langsung diarahkan masuk ke halaman utama sistem BIOS/UEFI.
Kedua, tekan tombol Power, lalu segera tekan tombol F2 secara cepat dan berulang-ulang sebelum logo Acer muncul di layar.
Ketiga, Anda akan langsung diarahkan masuk ke halaman utama sistem BIOS/UEFI.
Langkah 2: Membuat Supervisor Password (Membuka Kunci)
Inilah trik rahasia untuk menyalakan menu yang abu-abu tersebut:
Pertama, di dalam menu BIOS, gunakan tombol panah kanan pada keyboard untuk bergeser ke tab Security.
Kedua, gunakan tombol panah bawah, lalu pilih opsi Set Supervisor Password dan tekan Enter.
Ketiga, buatlah password sementara yang sangat mudah diingat (Contoh: 1234), lalu tekan Enter.
Keempat, masukkan kembali password yang sama pada kolom konfirmasi, lalu tekan Enter lagi.
Kelima, jika berhasil, akan muncul notifikasi Changes have been saved. Sekarang status Supervisor Password akan berubah menjadi Set.
Kedua, gunakan tombol panah bawah, lalu pilih opsi Set Supervisor Password dan tekan Enter.
Ketiga, buatlah password sementara yang sangat mudah diingat (Contoh: 1234), lalu tekan Enter.
Keempat, masukkan kembali password yang sama pada kolom konfirmasi, lalu tekan Enter lagi.
Kelima, jika berhasil, akan muncul notifikasi Changes have been saved. Sekarang status Supervisor Password akan berubah menjadi Set.
Langkah 3: Mengubah Status Secure Boot
Pertama, geser tab ke sebelah kanan menggunakan panah keyboard menuju menu Boot.
Kedua, turunkan panah ke bawah menuju opsi Secure Boot. Anda akan melihat menu ini sekarang sudah aktif (berwarna putih/biru) dan bisa ditekan.
Ketiga, tekan Enter, lalu ubah posisinya menjadi Disabled (untuk mematikan) atau Enabled (jika ingin mengaktifkannya kembali).
Kedua, turunkan panah ke bawah menuju opsi Secure Boot. Anda akan melihat menu ini sekarang sudah aktif (berwarna putih/biru) dan bisa ditekan.
Ketiga, tekan Enter, lalu ubah posisinya menjadi Disabled (untuk mematikan) atau Enabled (jika ingin mengaktifkannya kembali).
Langkah 4: Menyimpan Pengaturan (Save and Exit)
Pertama, tekan tombol F10 pada keyboard Anda untuk menyimpan konfigurasi baru.
Kedua, kotak dialog konfirmasi akan muncul, pilih Yes atau OK, lalu tekan Enter.
Ketiga, laptop Anda akan melakukan restart otomatis dan siap digunakan untuk proses instalasi ulang.
Kedua, kotak dialog konfirmasi akan muncul, pilih Yes atau OK, lalu tekan Enter.
Ketiga, laptop Anda akan melakukan restart otomatis dan siap digunakan untuk proses instalasi ulang.
Solusi Tambahan: SSD Tidak Terbaca (Intel VMD Controller)
Pada beberapa seri laptop Acer generasi baru, terdapat juga fitur VMD. Anda wajib menonaktifkan VMD Controller tersebut agar saat proses penginstalan, SSD yang ada di dalam laptop dapat dikenali dan terbaca oleh Windows 10 atau Windows 11. Jika tidak dimatikan, halaman pemilihan partisi akan kosong.
Cara mengatasi SSD tidak terbaca di laptop Acer:
Pertama, gunakan panah kanan untuk bergeser ke tab Main atau Advanced (tergantung versi BIOS Acer Anda).
Kedua, cari opsi bernama VMD Controller atau SATA Mode.
Ketiga, tekan Enter, lalu ubah pengaturannya dari Enabled menjadi Disabled, atau ubah opsi RST Premium With Optane menjadi AHCI.
Kedua, cari opsi bernama VMD Controller atau SATA Mode.
Ketiga, tekan Enter, lalu ubah pengaturannya dari Enabled menjadi Disabled, atau ubah opsi RST Premium With Optane menjadi AHCI.
PENTING: Menghapus Password BIOS Setelah Selesai
Agar Anda tidak repot mengetik password setiap kali ingin masuk ke BIOS di masa mendatang, sangat disarankan untuk menghapus kembali Supervisor Password yang sudah dibuat tadi. Menghapus password ini tidak akan mengunci kembali pengaturan Secure Boot yang sudah Anda ubah.
Cara menghapusnya:
Langkah pertama, masuk kembali ke BIOS dengan menekan F2, lalu masukkan password Anda (misal: 1234).
Langkah kedua, masuk ke tab Security lalu pilih Set Supervisor Password dan tekan Enter.
Langkah ketiga, pada kolom password lama (Enter Current Password), masukkan 1234.
Langkah keempat, pada kolom password baru (Enter New Password) dan kolom konfirmasi, kosongkan saja (jangan mengetik apa pun).
Langkah kelima, tekan Enter beberapa kali hingga muncul notifikasi sukses. Selesai!
Langkah kedua, masuk ke tab Security lalu pilih Set Supervisor Password dan tekan Enter.
Langkah ketiga, pada kolom password lama (Enter Current Password), masukkan 1234.
Langkah keempat, pada kolom password baru (Enter New Password) dan kolom konfirmasi, kosongkan saja (jangan mengetik apa pun).
Langkah kelima, tekan Enter beberapa kali hingga muncul notifikasi sukses. Selesai!
Kesimpulan
Masalah Secure Boot yang terkunci di laptop Acer bukanlah sebuah kerusakan komponen, melainkan murni fitur keamanan bawaan pabrik. Dengan menerapkan trik Supervisor Password di atas, Anda kini bebas mengatur opsi booting untuk kebutuhan instalasi ulang tanpa hambatan.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!
Penulis: Team 'Misi Computer & Cellular'


0 Please Share a Your Opinion.:
Diharap Memberi Komentar Yang Sopan & Santun
Terimakasih Atas Partisipasi Mengunjungi Web Kami